BRI Peduli Ajak Warga Jaga Ekosistem Sungai kemudian Lingkungan

mytipsbisnisku.my.id –

Jakarta  – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli kembali gulirkan inisiatif ‘Jaga Sungai Jaga Kehidupan’.

Melalui kegiatan ini, BRI berupaya menggerakkan perbaikan kemudian revitalisasi sungai dalam sebagian wilayah di area Indonesia, teristimewa yang digunakan tingkat pencemaran airnya sangat tinggi khususnya akibat sampah yang menumpuk.

Wakil Direktur Utama BRI Catur budi Harto mengungkapkan, inisiatif ini dilaksanakan untuk mengatasi fungsi asli sungai sebagai sumber hidup masyarakat.

“Kami ingin sungai-sungai di tempat negeri ini kembali sebagaimana fungsi asalnya, yakni sebagai ruh keberadaan bagi warga di tempat sekitar sungai. Sungai dapat menjadi penyangga kesehatan, ekonomi, sosial, budaya penduduk yang tersebut ada,” ungkapnya di keterangan resmi, Mulai Pekan (1/1/2023).

Lewat kegiatan ini pula, BRI menghadirkan rakyat untuk menjaga biosfer sungai atau kali bersama-sama, khususnya mengedukasi penduduk untuk tak membuang sampah ke sungai.

Di tahun 2023, inisiatif ‘Jaga Sungai Jaga Kehidupan’ kembali dilaksanakan lalu kali ini dijalankan dalam 100 titik sungai atau kali yang digunakan tersebar dalam seluruh wilayah Indonesia.

Program ‘Jaga Sungai Jaga Kehidupan’ ini diadakan melalui 18 Daerah Office BRI yang berada di area seluruh Indonesia serta telah terjadi diadakan sejak tahun 2020 dalam berbagai wilayah pada Indonesia.

“Kita banyak mengamati peradaban dibangun dari sungai yang tersebut ada di suatu wilayah yang dimaksud menyebabkan masyarakatnya bertambah juga memberikan partisipasi yang tersebut nyata bagi hidup mereka. Untuk itulah BRI hadir memulihkan ruh sungai sebagai mana mestinya,” jelasnya.

Program Jaga Sungai Jaga Kehidupan yang mana dilaksanakan oleh BRI ini menerapkan konsep Triple Bottom Line, yaitu Pro People, Pro Planet dan Pro Profit. Mengusung semangat Pro Planet dan Pro People, BRI tidak ada semata-mata melakukan normalisasi, pembersihan, pengerukan sungai.

Lebih dari itu, BRI juga mendirikan banyak sarana serta prasarana seperti taman, ruang terbuka hijau, serta area ramah anak, juga juga mengedukasi penduduk mengenai pemeliharaan aliran sungai yang sehat yang mana bermanfaat bagi kehidupan. Hal ini sesuai tujuan kegiatan yang dimaksud untuk menjaga lingkungan keberadaan di area sekitar sungai.

Program ini dapat memberikan dampak dunia usaha bagi penduduk yang tersebut tinggal dalam sekitar sungai. Pasalnya, sampah yang mana terkumpul dari pembenahan sungai yang dimaksud dipilih lalu dipilah, dipisahkan sampah organik dan juga anorganik atau plastik.

Sampah organik yang mana sudah ada dipilah dapat dimanfaatkan untuk keperluan rakyat seperti materi pupuk kompos, tambahan pakan ternak, urban farming, bahkan bisa jadi diolah menjadi biogas.

Sedangkan sampah anorganik akan dicacah menggunakan alat pencacah sampah yang digunakan BRI sediakan bagi masyarakat. Setelah sampah dicacah, sampah pun dijual untuk pengumpul sampah kemudian warga pun memperoleh pendapatan.

“Secara bertahap, setelah Pro Planet dan Pro People terwujud, maka kegunaan dari pembersihan sungai serta pengelolaan sampah yang tersebut benar akan memberikan keuntungan ekonomis bagi penduduk sekitar, sehingga Pro Profit dapat direalisasikan. Uang dihasilkan dari jualan sampah ke depan akan ditabung melalui tabungan BRI juga bisa jadi ditarik lewat AgenBRILink, Unit Kerja BRI, maupun jaringan e-channel milik BRI lainnya,” ungkapnya.

Aktivitas dalam Inisiatif Jaga Sungai Jaga Kehidupan

Beberapa aktivitas yang dimaksud dijalankan lewat acara ‘Jaga Sungai Jaga Kehidupan’ ini meliputi pembersihan sungai atau kali yang digunakan melibatkan publik atau warga setempat di area sekitar lokasi sungai.

Selain menghadirkan publik bersih-bersih sungai, BRI juga melakukan edukasi ke rakyat pada sekitar sungai atau kali untuk bukan membuang sampah ke sungai kemudian pengelolaan sampah.

Dalam edukasi lingkungan yang sehat lalu pengelolaan sampah terhadap masyarakat, BRI bekerja identik dengan bank sampah setempat. Hal ini diharapkan dapat mengupayakan kesadaran rakyat untuk bukan membuang sampah ke sungai.

Di pada waktu bersamaan juga dilaksanakan kegiatan BRI Menanam. Acara ini sebagai investasi kembali atau penghijauan wilayah kritis atau lahan kosong di area sekitar sungai. Pohon yang digunakan ditanam diutamakan pohon buah, sektor atau vegetasi keras yang dapat memberikan nilai ekonomis bagi penduduk sekitar. Hal ini juga sekaligus sebagai sarana memberdayakan kelompok rakyat di tempat lokasi investasi pohon.

Kegiatan CSR ini juga memberikan penyaluran bantuan sarana dan juga prasarana untuk kebersihan kali serta sampah, seperti kontainer sampah agar penduduk bukan membuang sampah ke sungai, trash barrier untuk membantu mengendalikan aliran air di area sekitar sungai serta mengurangi limbah atau sampah masuk ke di air, hingga peralatan untuk bank sampah di area lokasi setempat. Bantuan diberikan untuk pengurus setempat baik RT maupun RW setempat.

Catur mengungkapkan bahwa melalui acara ‘Jaga Sungai Jaga Kehidupan’ ini, BRI akan terus menggalakkan inovasi cara pandang rakyat akan fungsi lalu peran sungai pada keberadaan juga masa depannya.

Aliran sungai yang mana bersih dan juga tertata tiada hanya saja memperkecil kemungkinan terjadinya banjir ketika hujan. Lebih dari itu, sungai mampu memberikan dampak ekonomi kemudian menggerakan ekonomi masyarakat.

“BRI akan terus menyokong pembaharuan cara pandang rakyat akan fungsi lalu peran sungai pada hidup dan juga masa depannya. Aliran sungai yang digunakan bersih kemudian tertata tak hanya saja memperkecil peluang terjadinya banjir ketika hujan.Lebih dari itu, sungai mampu memberikan dampak ekonomi dan juga menggerakan sektor ekonomi masyarakat,” pungkas Catur.

Artikel Selanjutnya Pesta Rakyat Simpedes 2023 Sapa Warga Pati, Yuk Cek Jadwalnya

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *