10 Survei Terbaru Pilpres 2024: Anies Vs Ganjar Vs Prabowo

mytipsbisnisku.my.id –

Jakarta – Hasil sigi lembaga survei terkait elektabilitas calon presiden dan juga delegasi presiden periode 2024-2029 terus dirilis. Berikut adalah hasil survei 10 lembaga yang dimaksud dirangkum CNBC Indonesia dari awal Desember hingga hari terakhir pekan (29/12/2023).

a. LSI Denny JA

Lingkaran Survei Indonesia atau LSI Denny JA merilis hasil survei elektabilitas calon presiden juga calon delegasi presiden kontestan Pemilihan Umum Presiden dan juga Wakil Presiden 2024. Hasil survei menunjukkan elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mencapai 43,3%.

Survei ini dilaksanakan pada 17-23 Desember 2023 terhadap 1.200 responden yang digunakan telah terjadi berusia 17 tahun atau telah menikah yang mana miliki hak pilih. Metode sampling survei adalah multi-stage random sampling.

Survei LSI Denny JA ini menggunakan teknik pengumpulan data menggunakan metode tatap muka dengan kuesioner. Margin of error survei ini +- 2,9 persen, pada mana survei juga dilengkapi dengan riset kualitatif.

Berikut hasil survei LSI Denny JA:

– Prabowo-Gibran 43,3%

– Anies-Cak Imin 25,3%

– Ganjar-Mahfud 22,9%

– Suara tak sah 0,6%

– Tidak jawab/tidak tahu 7,9%

Direktur Konsultan Citra Indonesia-LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, menyatakan berdasarkan hasil survei ini, jikalau terjadi dua putaran maka pasangan yang sudah ada pasti lolos adalah Prabowo-Gibran. Sebab, Prabowo-Gibran telah melebihi 33,3%.

“Ini adalah kalau terjadi dua putaran, maka yang tersebut telah lolos ke putaran kedua adalah Prabowo-Gibran, statement ini sebetulnya tidak statement pertama yang dimaksud kami sampaikan, bahwa awal November 2023 kami komunikasikan ketika temuan survei kita pasca pendaftaran waktu itu kami sudah ada menyatakan pasangan Prabowo-Gibran punya peluang lolos ke putaran kedua,” kata Adjie pada rilis survei yang mana disiarkan YouTube LSI Denny JA, hari terakhir pekan (29/12/2023).

“Data di dalam akhir Desember ini menunjukkan, mengkonfirmasi temuan kita sebelumnya bahwa Prabowo-Gibran jikalau Pilpres diadakan 2 putaran, maka pasangan yang tersebut lolos ke putaran kedua lantaran angkanya telah menyeberangi batas minimal untuk lolos ke putaran kedua yaitu itu hitungan 33,3%,” imbuhnya.

Adjie mengatakan peluang pilpres satu putaran lalu dua putaran berdasarkan survei ini masih 50%/50%. Dia mengatakan Anies-Cak Imin juga Ganjar-Mahfud saling berjuang merebut sikap untuk masuk ke putaran kedua.

“Pasangan yang dimaksud lain juga pada kedudukan yang mana serupa ya, kalau kemudian 2 putaran maka Pak Anies lalu Cak Imin itu membutuhkan pernyataan tambahan 8% lagi untuk dapat lolos ke putaran kedua. Sementara Ganjar-Mahfud itu butuh kurang tambahan 10% lagi untuk sanggup lolos ke putaran kedua,” katanya.

b. Lembaga survei Polling Institute

Lembaga survei Polling Institute merilis survei tingkat elektabilitas masing-masing paslon partisipan pilpres Rabu (27/12/2023). Hasilnya, elektabilitas Prabowo-Gibran unggul dengan pengumuman mencapai 46,1%.

Survei dijalankan selama 15-19 Desember 2023. Populasi survei ini adalah warga negara Indonesia yang dimaksud berusia 17 tahun ke berhadapan dengan atau sudah ada menikah juga memiliki telepon/cellphone, sekitar 83% dari total populasi nasional.

Survei melibatkan sampel sebanyak 1.230 responden dipilih melalui kombinasi metode Random Digit Dialing (RDD) sebanyak 322 responden dan juga Double Sampling (DS) sebanyak 908 responden. RDD adalah proses pembangkitan nomor telepon secara acak, sedangkan DS adalah pengambilan sampel secara acak dari kumpulan data hasil survei tatap muka yang mana dijalankan sebelumnya.

Wawancara dengan responden dilaksanakan lewat telepon oleh pewawancara yang digunakan dilatih. Margin of error survei diklaim diperkirakan ± 2.9% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling.

“Pada simulasi 3 pasangan, tampak Prabowo-Gibran masih mengalami kenaikan berbeda dengan awal Oktober menjadi 46.1%, Anies-Muhaimin 22.6%, sementara Ganjar-Mahfud mengalami penurunan menjadi 20.5%. Tidak menjawab 10.8%,” kata peneliti Polling Institute, Kennedy Muslim, di pemaparan, Rabu (27/12/2023).

Dalam paparan itu, terlihat hasil survei periode sebelumnya yang digunakan diselenggarakan selama 15-17 November 2023. Terlihat perolehan pengumuman Prabowo-Gibran unggul dalam 43,2%.

Sementara, Anies-Cak Imin menyusul pada bilangan 24,3%. Ganjar-Mahfud berada di area urutan terbawah dengan pendapat 24,1%.

c. Centre for Strategic and International Studies (CSIS)
CSIS merilis hasil survei elektabilitas capres juga cawapres pascadebat capres perdana pada 12 Desember 2023. Hasilnya, pasangan Prabowo-Gibran unggul dengan elektabilitas 43,7%.

Survei diadakan pada 13-18 Desember 2023. Survei dijalankan dengan metode survei multistage random sampling dengan jumlah total sample sebesar 1.300 orang yang digunakan tersebar di tempat 34 Provinsi Indonesia. Margin of error survei ini sebesar plus minus 2,7% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Responden survei adalah penduduk Indonesia yang berusia 17 tahun atau yang mana telah menikah pada waktu survei dilakukan. Survei menggunakan teknil wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner.

Responden diberikan pertanyaan ‘bila ketika ini ibu/bapak sedang berada di dalam bilik pendapat (TPS), siapakah yang akan ibu/bapak pilih sebagai presiden serta delegasi presiden periode 2024-2029?’. Berikut hasilnya:

– Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 26,1%

– Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka: 43,7%

– Ganjar Pranowo-Mahfud MD: 19,4%

– Rahasia/belum menentukan pilihan: 6,4%

– Tidak tahu/tidak jawab: 4,5%.

Ketua Departemen Politik lalu Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes, menyatakan survei ini diadakan sehari pasca debat capres. Dia juga mengingatkan elektabilitas ini mampu berubah sesuai perkembangan politik.

“Jadi ini peta yang kami dapatkan pasca debat pertama berlangsung. Ketiga calon masih ada waktu kemudian harapan untuk menentukan kerja politik, kedua situasi bisa jadi aja ada inovasi tipis naik atau turun dikarenakan ada debat, jadi putaran debat masih ada 3 kali. Ketiga aktivitas mobilitas kampanye paslon,” kata Arya ketika memaparkan hasil survei di dalam YouTube CSIS, Rabu (27/12/2023).

d. Indikator Politik Indonesia
Pada Selasa (26/12/2023), Indikator Politik Indonesia merilis hasil simulasi terkait elektabilitas tiga pasangan capres dan juga cawapres kontestan Pilpres 2024. Hasilnya, pasangan Prabowo-Gibran unggul berbeda dengan pasangan lain.

Survei diadakan pada 23 Desember hingga 24 Desember 2023 terhadap 1.217 responden. Pemilihan sampel dijalankan melalui metode random digit dialing (265 responden) dan juga double sampling (952 responden). Margin of error ±2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Dalam survei, responden diberikan pertanyaan ‘Jika pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih di tempat antara pasangan nama pasangan berikut?’

“Prabowo-Gibran 46,7%. Hal ini sekaligus menegaskan ya dikarenakan kemarin muncul rilis sebuah lembaga yang namanya mirip dengan kami ya. Jadi ada berbagai sekali orang yang tanya ke saya itu apakah Indikator surveinya Prabowo-Gibran sudah ada menyentuh 50% plus, itu Indikator yang tersebut lain. Kami belum menemukan data Prabowo-Gibran menyentuh nomor 50%, belum sampai,” kata Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi pada paparannya, Selasa (26/12/2023).

“Nah peringkat kedua juga ketiga, itu di margin of error, saya ingatkan sekali lagi 2,9%. Jadi saya tidak ada tahu siapa yang digunakan unggul antara Ganjar atau Anies. Jadi kalau misalnya tidak ada terjadi 1 putaran, misteri Tuhan, selain jodoh juga kematian, adalah siapa pendamping Prabowo-Gibran dalam putaran kedua. Kita belum bisa jadi menebak sampai hari ini. Bisa Ganjar, mampu Anies. Tapi prospek keduanya masih terbuka seandainya Prabowo-Gibran meraih 50% plus satu.

Berikut hasil simulasi terkait elektabilitas tiga pasangan capres-cawapres Pilpres 2024 berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia:

Prabowo-Gibran: 46,7%Ganjar-Mahfud: 24,5%Anies-Cak Imin: 21,0%Tidak Tahu/Tidak Jawab: 7,8%

e. Indikator Publik Nasional
Indikator Publik Nasional merilis hasil survei elektabilitas tiga pasangan capres-cawapres 2024. Hasilnya, Prabowo-Gibran unggul jarak jauh berhadapan dengan dua paslon lainnya dengan elektabilitas mencapai 50,2%.

Berada dalam kedudukan kedua paslon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud dengan elektabilitas sebesar 23,1%. Sementara itu, elektabilitas paslon nomor urut 1 Anies-Cak Imin sebesar 22,7%.

Survei dijalankan selama 3-11 Desember 2023 yang digunakan melibatkan sebanyak 1.670 responden tersebar secara proposional di dalam 34 provinsi. Responden merupakan warga berusia 17 tahun ke menghadapi atau telah miliki KTP.

Teknik sampling kemudian teknik pengumpulan data yakni multistage random sampling lalu wawancara dengan segera dengan bantuan kuesioner. Margin of error diklaim +- 2,4% dengan tingkat kepercayaan 95%.

f. Litbang Kompas
Survei Litbang Kompas mencatat elektabilitas Prabowo-Gibran sebesar 39,3%. Pasangan itu menempati urutan pertama pada survei.

Posisi kedua diduduki Anies-Cak Imin dengan elektabilitas 16,7%. Pasangan Ganjar-Mahfud duduk dalam tempat terakhir dengan 15,3%.

Litbang Kompas merekam migrasi pemilih PDIP ke Prabowo-Gibran. Jumlah PDIP yang memberikan dukungan ke Prabowo meningkat dari 22,1% menjadi 35,1%.

Ada pula perpindahan kata-kata orang yang mana memilih Jokowi pada Pilpres 2019. Sebanyak 39,8% dari kelompok itu memilih Prabowo juga 27,4% lainnya memilih Ganjar.

Jumlah itu berbeda dari catatan Litbang Kompas Agustus 2023. Saat itu, 48,1% pemilih Jokowi memilih Ganjar juga 22,9% lainnya memilih Prabowo.

Survei Litbang Kompas diadakan pada 29 November hingga 4 Desember 2023 dengan melibatkan 1.364 orang responden. Margin of error dari survei ini +/- 2,65% dengan tingkat kepercayaan 95% .

g. Arus Survei Indonesia (ASI)
ASI merilis hasil survei elektabilitas capres-cawapres di tempat Pulau Jawa. Pasangan Prabowo-Gibran berada di dalam sikap pertama dengan elektabilitas 34,2%.

Survei dilaksanakan pada 28 November hingga 5 Desember 2023 di tempat Pulau Jawa yang tersebut meliputi Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur. Survei diadakan secara tatap muka dengan metode evakuasi sampel multistage random sampling.

Dalam survei ini melibatkan 1.200 responden. Margin of error mencapai +- 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif’an, menjelaskan alasan melakukan survei secara khusus dilaksanakan dalam Pulau Jawa. Dia mengungkapkan setengah pemilih di tempat pemilihan raya 2024 berada di tempat Pulau Jawa.

“Kenapa survei diadakan di dalam Pulau Jawa? Secara demografi data KPU mengungkapkan 56% pemilih ada pada Pulau Jawa. Pemilih orang Jawa menyebar di dalam seluruh Indonesia,” kata Ali pada rilis survei ASI bertajuk Peta Elektoral Pilpres 2024 di area Pulau Jawa pada Hotel Alia, Cikini, DKI Jakarta Pusat, Hari Senin (11/12/2023).

Temuan survei dari ASI ini menunjukkan pasangan Prabowo-Gibran meraih ucapan tertinggi di tempat Pulau Jawa dengan elektabilitas 34,2%. Peringkat kedua ditempati Ganjar Pranowo-Mahfud Md dengan elektabilitas 30,7% lalu disusul Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan raihan elektabilitas 26,3%.

Dalam survei ini terdapat pemilih yang bukan tahu/tidak jawab dengan bilangan bulat 8,7%. Survei ASI ini juga menangkap temuan pemilih yang tidaklah akan mengubah pilihan capres-cawapres atau strong voters di dalam bilangan 48,6%.

“Sementara yang dimaksud menyatakan masih dapat berubah atau swing voters 44,0% kemudian undecided voters 7,4%,” ujar Ali.

Survei ASI juga menjelaskan alasan pemilih di tempat Pulau Jawa menentukan pernyataan di area Pilpres 2024. Faktor pertama merupakan kegiatan kerja dengan bilangan bulat 30,7%. Faktor yang juga berpengaruh secara urutan masing-masing berkarakter jujur juga dapat dipercaya sebesar 19,5%, berpengalaman dalam pemerintahan 10,6%, cerdas 8,0%, serta peduli dengan rakyat 7,9%.

Ali menyatakan temuan survei yang dimaksud menunjukkan cerug pendapat di tempat Pulau Jawa masih dapat diperebutkan. Dia menilai tiada ada pasangan capres-cawapres yang dimaksud mendominasi pada Pulau Jawa.

“Kompetisi capres-cawapres dalam Pulau Jawa masih sangat kompetitif sebab belum ada yang digunakan unggul dominan,” kata Ali.

h. Populi Center
Lembaga Survei Populi Center merilis survei terbaru, salah satunya terkait elektabilitas tiga pasang capres dan juga cawapres di dalam Pilpres 2024. Survei menunjukkan Prabowo-Gibran unggul pada menghadapi dua paslon lainnya.

Survei ini dijalankan pada 28 November hingga 5 Desember 2023. Sampel responden tersebar secara proporsional di area 38 provinsi dalam Indonesia, termasuk di area 4 (empat) Daerah Otonomi Baru, yaitu Papua Tengah, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, juga Papua Selatan.

Metode pengambilan data pada survei ini dijalankan melalui wawancara tatap muka (face to face interview) dengan menggunakan program survei Populi Center untuk 1.200 responden yang dimaksud dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling). Margin of Error (MoE) diperkirakan ± 2,83 %dan tingkat kepercayaan 95%.

Peneliti Populi, Dimas Ramadhan, menjelaskan bahwa Prabowo-Gibran berada dalam berhadapan dengan pasangan calon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar serta Ganjar Pranowo-Mahfud Md. Anies-Cak Imin dan juga Ganjar-Mahfud memperoleh hitungan yang dimaksud sama.

“Data menunjukkan bahwa pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapat elektabilitas tertinggi dengan 46,7%. Di urutan selanjutnya pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md juga Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapat bilangan yang tersebut sama, yakni sebesar 21,7%,” kata Dimas Ramadhan pada paparannya, Hari Senin (11/12/2023).

Berikut elektabilitas 3 pasangan capres lalu cawapres versi survei Populi Center:

Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming: 46,7%
Ganjar Pranowo-Mahfud Md: 21,7%
Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 21,7%

Belum memutuskan: 8,1%
Menolak menjawab: 1,8%

i. Roy Morgan
Roy Morgan merilis hasil survei terkait Pilpres RI 2024 berdasarkan pendataan pada bulan Juli-September 2023 dengan melibatkan 2.630 pemilih. Dalam hasil survei itu, Ganjar disebut merupakan calon terunggul dengan perolehan 38%. Prabowo menyusul di tempat belakang dengan 30%, sementara Anies ada di tempat urutan ketiga dengan 25%.

Survei jajak pendapat ini dijalankan sebelum tiga kandidat unggulan resmi mengumumkan pasangan cawapres serta mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum untuk mengonfirmasi pencalonannya pada akhir Oktober 2023. Pemilihan cawapres diperkirakan akan berdampak signifikan terhadap hasil pemilu.

Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar lalu Ganjar Pranowo-Mahfud MD resmi mendaftar ke KPU pada 19 Oktober 2023. Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming resmi mendaftar pada pekan berikutnya pada 25 Oktober 2023.

Persaingan telah dilakukan terkonsolidasi di area sekitar ketiga kandidat ini dengan koalisi partai yang dimaksud membantu masing-masing kandidat. Partai-partai yang dimaksud semuanya mencalonkan diri di pemilihan umum legislatif (pileg) yang mana diselenggarakan pada hari yang digunakan sebanding dengan pilpres RI, 14 Februari 2024.

j. Poltracking Indonesia
Berbeda dari survei Roy Morgan Poll, Poltracking Indonesia mencatat keunggulan Prabowo-Gibran. Elektabilitas pasangan ini mencapai 45,2%.

Elektabilitas Ganjar-Mahfud belaka 27,3%. Adapun elektabilitas Anies-Cak Imin 23,1%.

Elektabilitas Prabowo-Gibran naik 5 persen, sedangkan Ganjar-Mahfud turun 2,8% dari November 2023. Elektabilitas Anies-Cak Imin turun tipis dari 24,4% pada waktu yang tersebut sama.

Poltracking Indonesia mengadakan survei ini pada 29 November-5 Desember 2023. Mereka melibatkan 1.220 orang responden yang dimaksud dipilih melalui metode stratified multistage random sampling. Margin of error survei +/- 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Artikel Selanjutnya Hasil Survei Terbaru Pilpres 2024: Ganjar Vs Prabowo Vs Anies

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *